Langsung ke konten utama

Postingan

tentang Bai, Nene dan Pawai Kemenangan Pemuda GMIT

Senin, 31 Maret 1997 Beta  dan beberapa teman dari Kampus Fakultas Pertanian Undana,  dimintai tolong oleh Bapak Rodiallek Pollo untuk ikut dalam rombongan Pawai Kemenangan Paskah. Agak samar dalam ingatan, apakah pawai ini bermula dari GMIT Paulus Tingkat I ataukan dari GMIT Anugerah El Tari. Namun yang Beta ingat adalah finishnya di GMIT Ebenhaezer Oeba. Rutenya melewati Komdak (Polda) lalu ke Kuanino, Fontein lalu melewati Terminal Kupang dan pertokoan Kampung Solor terus ke Oeba, memutari  Straat A dan berbelok kanan ke Gereja Ebenhaezer. Bersama kawan-kawan, Beta masuk dalam rombongan paling depan yaitu rombongan GAMKI NTT. Hari dan tanggal  ini Beta ingat betul karena tepat setelah bubaran pawai, Beta mendapat berita bahwa Bai (kakek dari pihak Papa), telah berpulang ke Rumah Bapa. Bai meninggal dalam usia hampir 88 tahun. Rabu, 2 April 1997 Menurut rencana, Bai akan dimakamkan pada siang hari itu. Namun pada pagi harinya, Nene (istri Bai), menghe...

tentang silat Perisai Diri

SEJARAH  KELUARGA SILAT NASIONAL INDONESIA  PERISAI DIRI Disadur dari ( http://bungasepasang.blogspot.com ) Pak Dirdjo (panggilan akrab RM Soebandiman Dirdjoatmodjo) lahir di Yogyakarta pada hari Selasa Legi tanggal 8 Januari 1913 di lingkungan Keraton Pakoe Alam. Beliau adalah putra pertama dari RM Pakoesoedirdjo, buyut dari Pakoe Alam II. Sejak berusia 9 tahun beliau telah dapat menguasai ilmu pencak silat yang ada di lingkungan keraton sehingga mendapat kepercayaan untuk melatih teman-temannya di lingkungan daerah Pakoe Alaman. Di samping pencak silat beliau juga belajar menari di Istana Pakoe Alam sehingga berteman dengan Wasi dan Bagong Kusudiardjo. Pak Dirdjo yang pada masa kecilnya dipanggil dengan nama Soebandiman atau Bandiman oleh teman-temannya ini, merasa belum puas dengan ilmu silat yang telah didapatkannya di lingkungan istana Pakoe Alaman itu. Karena ingin meningkatkan kemampuan ilmu silatnya, pada tahun 1930 setamat HIK (Hollands Inlandsche Kweek...

tentang lebah dan madu

Lebah dan Madu Beberapa waktu lalu, kami kedatangan tamu. Lebih tepatnya sekelompok tamu. Pada umumnya tamu yang berkunjung hanya untuk beberapa saat. Namun tamu kami yang satu ini bahkan membangun rumahnya di halaman belakang rumah kami. Beberapa saat kemudian mereka membawa lebih  banyak temannya. Ya, tamu kami ini adalah sekelompok kawanan lebah. Karena merasa tidak terganggu dengan kehadiran mereka, maka kami membiarkan mereka beraktivitas dalam membangun rumahnya. Seperti lebah pada umumnya, mereka membangun rumah atau sarangnya di tepat yang nyaman dan aman. Biasanya di daerah yang agak tersembunyi dan memiliki cukup persediaan tumbuhan yang sedang berbunga. Kebetulan bahwa di halaman belakang rumah kami tumbuh beberapa pohon yang sedang berbunga misalnya Kelor ( Moringa oleifera ) dan Jambu mete ( Anacardium ocidentale ) . Namun kawanan lebah ini, penampakannya tidak seperti yang pernah Beta lihat. Ukuran tubuhnya lebih kecil dan ramping serta warna tubuhnya ...

tentang nelayan dan Pulau Pasir

KASUS NELAYAN INDONESIA DI PERAIRAN AUSTRALIA Keadaan umum penduduk Pulau Timor, Rote, Sumba, Aru dan sekitarnya. Mata pencaharian penduduk -           Penduduk pantai menyelenggarakan pertanian di musim penghujan dan mengolah hasil laut sebagai pekerjaan sambilannya. Dengan jalan : a.        Penangkapan ikan dan lain-lain b.       Penagkapan kerang-kerangan (loca = Trochus shell, Beche de-mer, Albalene, Green suail, dll), telur burung, penyu di sekitar P. Timor sampai di Continental shelf Australia. Biasanya penangkapan di pulau-pulau Ashmore Reef (P. Pasir), Cartier, Scott, Seringapatam Reef, Browse Islet, Merveid dan Clerke Reef (P. Bawah Angin) dan kadang-kadang masuk ke batas wilayah perairan Australia kl. 12 mil dari mainland. -           Kendaraan air yang dipergunakan adalah perahu layar dengan menggunakan semong-semang...

tentang SD Inpres Oepoi

SEKOLAH DASAR INPRES OEPOI Sekolah Dasar Inpres Oepoi (disingkat SDI Oepoi) merupakan sekolah pemekaran dari Sekolah Dasar GMIT nomor 7 Oebufu. Sekolah ini beralamat di Jalan Thamrin Oepoi Kupang. Letaknya persis di belakang Puskesmas Oepoi. Pada awalnya, Sekolah ini ditujukan untuk menampung siswa-siswa yang berdomisili di Sekitar Oepoi, Kayu Putih dan Oebufu atas (sekitar Pertamina), yang jaraknya cukup jauh jika harus bersekolah di SD GMIT Oebufu. Namun ternyata ada banyak juga siswa yang tinggal di Oebobo, Maulafa bahkan Oepura yang datang bersekolah di Sekolah ini. SD Inpres Oepoi (dulu) masuk dalam Rayon Kupang Tengah, dengan Sekolah induk di SD GMIT Manumuti. Setiap ada kegiatan yang melibatkan Sekolah-sekolah di Rayong Kupang Tengah maka dipusatkan di Manumuti Tarus Barat. Misalnya ketika tahun 1987, kami dari SD Inpres Oepoi berpartisipasi dalam Lomba Mata Pelajaran tingkat Rayon di SD GMIT Manumuti. Kami berlima diutus mewakili sekolah. Masing-masing kami mengikuti 1...

tentang tiga orang

2016 Hari terakhir di tahun 2016 sudah datang. Mestinya hari ini juga biasa-biasa saja, seperti 365 hari lainnya. Ada pagi, ada siang juga malam. Jamnya pun tetap 24, tidak lebih, tidak kurang. Dan seperti hari terakhir tiap tahunnya, ada sedikit refleksi atau kilas balik terhadap hari-hari yang telah dilalui sebelumnya. Apa yang sudah dilakukan, apa yang tidak sempat terlaksana. Ada kesuksesan yang diraih, ada kegagalan yang terjadi. Ada yang baru pertamakali menikmati hari ini, ada yang tidak sampai hidupnya pada hari ini. Mestinya hari ini adalah hari biasa, seperti hari-hari yang lain. Namun ketika kilas balik, maka hari ini menjadi lain. Hari ini menjadi penanda, hari ini menjadi pengingat. Hari ini adalah hari terakhir dari tahun di mana kami kehilangan orang-orang terdekat. Tahun di mana orang-orang yang mengasihi kami, pulang pada Penciptanya. Kembali kepada Tuhan yang mengutusnya. Kembali ke Rumah Bapanya. Hari ini mengingatkan kami bahwa orang-orang yang sudah kembali ...